Wednesday, May 28, 2008

Love or Lust?

For some times... this question gets me in a deep deep confusion...


Love or Lust?


This is not a lie!!!

It's kinda hard to define that 2 words at reality...

As on dictionary, it described like this:

love [luhv] noun, verb, loved, lov·ing.
–noun
  1. a profoundly tender, passionate affection for another person.
  2. a feeling of warm personal attachment or deep affection, as for a parent, child, or friend.
  3. sexual passion or desire.
  4. a person toward whom love is felt; beloved person; sweetheart.
  5. (used in direct address as a term of endearment, affection, or the like): Would you like to see a movie, love?
  6. a love affair; an intensely amorous incident; amour.
  7. sexual intercourse; copulation.
  8. (initial capital letter) a personification of sexual affection, as Eros or Cupid.
  9. affectionate concern for the well-being of others: the love of one's neighbor.
  10. strong predilection, enthusiasm, or liking for anything: her love of books.
  11. the object or thing so liked: The theater was her great love.
  12. the benevolent affection of God for His creatures, or the reverent affection due from them to God.
  13. Chiefly Tennis. a score of zero; nothing.
  14. a word formerly used in communications to represent the letter L. –verb (used with object)
  15. to have love or affection for: All her pupils love her.
  16. to have a profoundly tender, passionate affection for (another person).
  17. to have a strong liking for; take great pleasure in: to love music.
  18. to need or require; benefit greatly from: Plants love sunlight.
  19. to embrace and kiss (someone), as a lover.
  20. to have sexual intercourse with.–verb (used without object)
  21. to have love or affection for another person; be in love.—Verb phrase
  22. love up, to hug and cuddle: She loves him up every chance she gets.—Idioms
  23. for love,
    out of affection or liking; for pleasure.without compensation; gratuitously: He took care of the poor for love.
  24. for the love of,
    in consideration of; for the sake of: For the love of mercy, stop that noise.
  25. in love,
    infused with or feeling deep affection or passion: a youth always in love.
  26. in love with,
    feeling deep affection or passion for (a person, idea, occupation, etc.); enamored of: in love with the girl next door; in love with one's work.
  27. make love,
    to embrace and kiss as lovers.
    to engage in sexual activity.
  28. no love lost, dislike; animosity: There was no love lost between the two brothers.
[Origin: bef. 900; (n.) ME; OE lufu, c. OFris luve, OHG luba, Goth lubō; (v.) ME lov(i)en, OE lufian; c. OFris luvia, OHG lubōn to love, L lubére (later libére) to be pleasing; akin to lief]

—Synonyms 1. tenderness, fondness, predilection, warmth, passion, adoration. 1, 2. Love, affection, devotion all mean a deep and enduring emotional regard, usually for another person. Love may apply to various kinds of regard: the charity of the Creator, reverent adoration toward God or toward a person, the relation of parent and child, the regard of friends for each other, romantic feelings for another person, etc. Affection is a fondness for others that is enduring and tender, but calm. Devotion is an intense love and steadfast, enduring loyalty to a person; it may also imply consecration to a cause. 2. liking, inclination, regard, friendliness. 15. like. 16. adore, adulate, worship.
—Antonyms 1, 2. hatred, dislike. 15, 16. detest, hate.
and the other word definition...


lust [luhst]
–noun
  1. intense sexual desire or appetite.
  2. uncontrolled or illicit sexual desire or appetite; lecherousness.
  3. a passionate or overmastering desire or craving (usually fol. by for): a lust for power.
  4. ardent enthusiasm; zest; relish: an enviable lust for life.
  5. Obsolete.
    pleasure or delight.
    desire; inclination; wish.
–verb (used without object)
  1. to have intense sexual desire.
  2. to have a yearning or desire; have a strong or excessive craving (often fol. by for or after).

[Origin: bef. 900; ME luste, OE lust; c. D, G lust pleasure, desire; akin to ON lyst desire; see list4]

—Synonyms 7. crave, hunger, covet, yearn.


So... how should i define my relationship with him? was it love or lust?
Damn... i'm totally confused!!!

Tuesday, May 27, 2008

= mengapa ? =

di kisi-kisi jendela ini aku menantikanmu,
menggantungkan harap diantara keringnya lembar dedaunan lamtorogung kering beterbangan...
mungkin kemarau kali ini akan lebih panjang dari yang pernah kau ceritakan padaku.

batas bebatuan dan pasir jalan setapak dan langkahmu,
menyisakan sedikitnya satu atau dua butir lekat di ujung jemari telanjangmu..
begitu juga bebutir kisah tersisa di relung hati kau pun aku.

perlahan kau kecup mataku ... biarkanku melayang,
kubentangkan sayap semu tuk terbang bersama gemintang,
mencari kait menggantung menunggu langit tersenyum...
tapi bulan hanya bermuram durja di kelabu sepi malam.

di ranjang ini aku terduduk merenung,
mencoba menggambarkan mimpi tentangmu di sela getirnya dingin kabut pagi ini...
bibirku meronta ingin lampiaskan risauku tentangmu.

tapi aku?
dan kau?

mengapa ?
wangi tanah basah...
terik mentari...
manisnya es krim...
bintang jatuh...
selalu mengingatkanku padamu?

di kisi-kisi jendela ini aku melepasmu,
meninggalkan asa yang karam diterpa waktu.




//bdg, 27 May 08, setelah bermimpi pagi tadi...

Friday, May 23, 2008

-aku dan cermin-

sedikit menggelitik di rongga cerna…
seperti gelembung soda minumanmanis...
sedikit menggoda di labirin benak...
seperti rama-rama hinggap di mawar merah darah...

tahukah kau?
cubitan-cubitan mesramu tadi malam,
menjejak jelas membiru di kulitku...
kecupan-kecupanmu di pipiku,
terasa empuk menempel tak lepas...
wangi tubuhmu saat kau rengkuh aku,
menyisakan sedikit senyum di sudut bibirku.

sedikit menggelitik di rongga dada...
seperti mengusap bunga rumput di atas kulit...
sedikit menggoda di ruang ingat...
seperti lokomotif menggebu menuju stasiun berikut...

tahukah kau?
saat ini aku duduk di tepian air,
meraba wajah mu yang selalu tersenyum...
bersama nyanyian angin,
aku tertidur bersamamu...

.
.
.



mimpi memang tak berkesudahan...
kau hanya refleksiku di cermin...

Thursday, May 22, 2008

pembicaraan ga penting

tadi mlm gw mengirim sebuah pesan singkat yang cukup padat ke seorang teman lama.
isinya sebenarnya hanya curhatan semata, tapi yah... memang gw ga bisa nahan diri, tadi siang gw telpon lah si teman ini... karena pesan singkat yang gw kirimkan baru bisa terkirim sekitar lewat jam makan siang.

dan... pembicaraan dimulai dari... "hey, lagi ngapain?" ...
standar sih memang... tapi buntut2nya ngobrolin segala macem... sampe cerita dulu-dulu... hueheuheuhe.. dan sampailah pada satu topik... tanggal ... 15 JUNI 1999.
ada apa dengan tanggal ini? perasaan gw tanggal ini cukup berkesan, karena dulu... dulu banget... pernah membuat sebuah webpage... di hostingan gratis dengan tanggal ini.
dia sendiri (teman gw) tidak ingat... ada apa dengan tanggal itu. sedangkan gw masih ingat... kapan dan dimana kejadiannya... asli ... sumpah!!! gw ga inget! ha ha ha ha...

seperti yang pernah gw bilang... memori otak gw terbatas... tapi untuk beberapa kenangan, gw masih simpan di sudut² kecil di otak gw... dan ngumpulinnya lama banget. termasuk tanggal ultah teman gw yang gw telp ini... gw inget bulannya... gw inget taunnya (yang ternyata suatu hal yang berbeda dengan data asli... manipulasi data!) tapi tanggalnya... gw hanya mengira².

eniwei... pembicaraan ditutup dengan "ya sudah mandi sana!" dan teman saya hanya ngebales... "jangan lupa private access di fs ya?!" hahahahahaha...

:p

-politik-

kapan mereka akan lelah mencari?
aku tetap aku yang dulu...

terkubur hitam dan putih dunia,
berada diantara ruang kelabu tanpa batas.

jika kutanya, mau mereka...
mereka ingin bercinta...
mereka ingin lebih dekat denganku...
mereka ingin merengkuh ragaku...
tak pernah sekalipun mereka bertanya apa mauku...
jika kukatakan aku tidak ingin,
mereka meninggalkanku begitu saja...
jika aku tidak senikmat yang mereka sangka,
mereka menghilang ditelan bumi...

terkadang mereka mendengarkanku,
menelan mentah-mentah segala keluh kesahku,
menendang semua sepiku,
mesra memelukku dalam kata...
intim menciumku dalam angan...

tapi imaji hanya imaji...
aku tetap aku yang dulu,
dan mimpi ini tak akan pernah berhenti...
mereka tetap mereka,
wujud keabadian hanya ilusi ...



//politik hati tetap saja politik... jahanam!!!

Wednesday, May 14, 2008

kemarin tentang Bandung...

kemarin gw nulis soal awal gw di Bandung. emang sih memang belum semua yang gw tulisin, tapi memutar balik waktu dan mengingat begitu banyak detail.., cukup membuat otak gw letih...

terlalu banyak tangis dan tawa... kenangan-kenangan manis dan pahit... dan hari ini, gw masih memikirkan apa lagi yang harus gw tuliskan. sepertinya setiap sudut kota bandung yang pernah gw lewati, menghabiskan tempat sedikitnya 0.001% di otak gw yang kapasitasnya hanya sekitar 80% (sisanya yang 20% lagi itu buat buangan...) . kemarin ada seorang teman yang bilang kalo ngeliat film GARASI itu mengembalikan sedikitnya beberapa sudut kota Bandung... dan memorinya... :))


orang-orang selalu bertanya ke gw, apa sih yang membuat elo betah di Bandung? gw hanya menjawab... dinginnya dan memorinya... :)


Bandung always comforts me :)

kalau sudah lama tinggal di Bandung, mungkin mengerti, kenapa gw bilang Bandung itu nyaman... he he he...

Tuesday, May 13, 2008

BANDUNG... kota yang membuat semuanya jungkir balik... (THE BEGGINING)

Dunia saya bisa dibilang sebenarnya di tahun-tahun pertama ini hanya berada seputar kampus, kost-an dan warnet. Dan di tahun-tahun pertama ini, saya masih sangat amat muda dan polos!


Tahun 1998,

... tahun pertama sayamenginjakkan kaki di kota ini.

Pilihan kota yang sebenarnya sama orang rumah dianggap suatu 'pemberontakan'. Kenapa pemberontakan? Karena saya tidak punya keluarga di Bandung, dan sebelumnya belum pernah ada anggota keluarga yang berdomisili di Bandung.

Di tahun pertama ini, saya memulai semuanya dari awal. Kegiatan yang standar untuk pengangguran yang belum lulus sekolah menengah atas... bimbel, beli formulir, tanya sana-sini tentang tempat main, dan mencari info tentang teman-teman satu sekolah yang satu kota. Masa bimbel diisi dengan bermain... ga pernah tau apa yang dipelajari di kelas, ga pernah tau cara menyelesaikan pertanyaan-pertanyaan yang ada di lembar-lembar try-out. Yang saya tau, saya dapat informasi tentang tempat nongkrong, bisa merokok dengan santai di warung deket tempat bimbel, dan dapat temen baru.

Sampailah pada masa saya diterima di sebuah perguruan tinggi swasta di jurusan yang saya sendiri tidak tau nantinya mau jadi apa kalau masuk ke fakultas dan jurusan itu... yang saya tau, saya masuk dengan modal pengetahuan yang pas-pasan ... dan modal yang pas-pasan pula. Kalau teman-teman yang bareng lembar pendaftaran mengisi kolom uang pembangunan dengan angka dengan nol sebanyak minimal 6 (baca:jutaan), saya hanya mengisi dengan angka lima ratus ribu rupiah. Dan tadinya saya yakin saya tidak akan masuk ke PTS itu, karena saya tidak punya uang. Yang saya bawa hanya otak dan kantong pas-pasan... Tapi, ternyata semua berubah.

Tahun-tahun awal yang cukup bersemangat... Saya mulai mengenal ruang-ruang kampus, teman-teman satu jurusan, beberapa teman-teman satu fakultas, beberapa teman-teman 'nongkrong', dan masih rajin untuk memasuki ruang perkuliahan. Saya bukan tipe 'mahasiswa gaul', tidak banyak yang mengenal saya di kampus.

Tahun 1999-2000,
... saya berterimakasih pada dunia maya.


Saya mulai jarang berada di kost-an saya yang di Dago, dan memilih untuk pindah ke sebuah rumah kontrakan yang disewa teman-teman 'seperjuangan' di bilangan Gandok, Ciumbuleuit. Di daerah ini lah kehidupan maya saya dimulai.

Saya mulai getol berkeliaran di dunia maya di tahun-tahun ini. Yang tadinya mampir ke warnet hanya untuk email-emailan, cari informasi tambahan untuk tugas kampus dan sekadar melihat gambar. Saya mulai kenal dengan yang namanya CHATTING... Lewat mIRC, Y!Messenger, dan MSN Messenger , dunia saya mulai berbeda. Terutama di mIRC... diawali dengan berjalan-jalan di EFnet , saya terdampar di DalNet . Di sini lah saya memulai hidup saya. Mendapatkan pekerjaan di sebuah warnet teman, mengenal dunia rancang halaman www, berkunjung (baca: kopdar) ke beberapa teman chatting yang berdomisili di kota Bandung, mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan dot com di Bandung (semua orang tau, cari kerja di kota Bandung susah...) , dan ... he he he he... memulai petualangan cinta saya...

Mbak In, pernah ngomel sama saya waktu itu, dan saya masih ingat sekali dia bilang begini...
"Kurang ajar loe ya! Gara-gara elo, gw menghabiskan 4 jam berlama-lama di depan komputer dan ngobrol dengan manusia-manusia aneh! Elo bikin gw addict sama chatting!!!"

Ya, memang sih, saya yang memperkenalkan IRC ke dia, tapi saya tidak bertanggung jawab atas kejadian-kejadian seperti candu internet, atau bertemu teman (baca:gebetan) baru... Tapi dia bisa mengatasi semua kok. Dia dan saya bertemu dengan orang-orang baru, yang kemudian menjadi teman, atau menjadi pacar. Dia dan saya juga beberapa kali patah hati karena manusia-manusia yang belum pernah kami temui. Tapi akhirnya she can get over with it, menemukan dunia yang baru, dunia tulis-menulis.

Dan saya, terpuruk di kehidupan dunia maya, berkenalan dan berkencan dengan orang-orang baru, tidak menambah ilmu apapun selain cara mengedit script mIRC, mencari pacar baru, dan cara membuat tampilan gambar jadi lebih menarik. Itu saja.

Ehm.. nanti lah saya lanjutkan lagi... :D saya lelah... lelah memutar putaran waktu kembali ke 8 tahun silam... ;)