There's something about the smell of my mom's kitchen. It's the feeling of warmth and joy everytime she cooks or bakes something. I remember how we often chat at the kitchen while she mix the spices and i slice the other ingredients. Time flies in my mom's kitchen, talking A to Z till late night.
She really know my favourite food, like she knows my favourite tv shows. She always believe that, things that makes food delicious is the joy of cooking, the love we add when we cook.
I already smell my mom's cooking already... and it's not yet xmas... :p
I really miss my mom! and her kitchen... and my favourite "mom made macaroni schotel"!
Tuesday, November 28, 2006
always the same stupid action to take... acting like i'm "the one". so what getooooooo? gw masih harus menjaga sesuatu untuk sesuatu. tauk paan.
yang pasti gw hari ini cape. cape badan, cape otak... dan biasalah... cape hati.
gw pengen mencari segelas alkohol... buat gw banjur di luka gw yang mulai membesar... dan mulai membusuk.
sux!
yang pasti gw hari ini cape. cape badan, cape otak... dan biasalah... cape hati.
gw pengen mencari segelas alkohol... buat gw banjur di luka gw yang mulai membesar... dan mulai membusuk.
sux!
Monday, November 13, 2006
to my november persons...
it's not that i forgot your b'days... :) tapi gw lagi ga ada pulsa dan ga bisa nelpon... jadi... ya ngucapin di sini aja dulu...
selamat ulang tahun....!!! semoga makin sukses di tahun ini... dan banyak berkat melimpah di hari-hari dan tahun-tahun yang akan datang!!!
10 Nov - Om Lomo... Ronny
11 Nov - Sasa... Opa Siboro...
12 Nov - Eueu....
13 Nov - Bos Burki...
17 Nov - Papa...
21 Nov - Windy...
29 Nov - Tante Vemmy...
HAPPY BELATED AND UPCOMING B'DAY!!!!
selamat ulang tahun....!!! semoga makin sukses di tahun ini... dan banyak berkat melimpah di hari-hari dan tahun-tahun yang akan datang!!!
10 Nov - Om Lomo... Ronny
11 Nov - Sasa... Opa Siboro...
12 Nov - Eueu....
13 Nov - Bos Burki...
17 Nov - Papa...
21 Nov - Windy...
29 Nov - Tante Vemmy...
HAPPY BELATED AND UPCOMING B'DAY!!!!
Wednesday, November 08, 2006
Monday, November 06, 2006
gw... dan malam...
Thursday, November 02, 2006
Untuk Suamiku...
Dan apabila kau mempertanyakan kesetiaanmu, aku hanya akan menjawab bahwa aku akan mendampingimu selama kau mampu membuktikan, kau ayah dari anak-anakku.
Tidak pernah aku mempertanyakan cintamu. Ranjang kita, bibirmu, bibirku, persetubuhan kita, dan hari-hari kita menjadi jawaban atas semua rasa yang ada di hatimu.
Mungkin kau tidak akan tahu, bahwa aku tersiksa karena melihatmu. Menderita karena konspirasi birokrasi yang mempersulit perekonomian rumah tangga dan karena kita bertukar peran tidak sebagaimana harusnya kodrat.
Jika aku bisa memutarbalikkan waktu, aku akan meneruskan jalanku tanpamu. Tapi saat ini adalah waktu yang nyata, realita yang tidak dapat kita rubah. Aku muak dengan semua ketidakmampuan kita. Aku membenci keadaan yang membuat aku kehilangan cinta seorang lelaki yang seharusnya dicurahkan tanpa malu pun ragu saat aku berada di dekatnya.
Kau membenci apa yang kusenangi. Kau tidak pernah memberikan aku ruang untuk diriku sendiri, ruang untuk menikmati diriku, waktuku, dan rasaku. Dan kau juga menekukkan semua kemampuanku untuk melawan kebencian tersirat dan tersurat dari dirimu. Aku mengikuti semua bukan karena aku tidak mau, ingatkah kau dengan kedua bidadari mungil kita? Mereka membutuhkan ibu, dan aku ibu. Mereka membutuhkan ayah, dan kau ayah.
Haruskah aku terus menerus menyembunyikan serta menyamarkan semua pemberontakanku terhadapmu? Kau tahu aku terikat padamu, dan saat ini aku tergantung padamu. Walau aku tahu, jika aku mau, aku bisa meninggalkanmu kapan saja. Tapi aku tidak melakukan itu, karena mereka yang kau sebut anakmu, bidadarimu, keluargamu, keluarga kita.
Aku takkan berani berterus terang padamu mengenai ini, karena kau tidak memberikan ketenangan dan solusi tepat dalam semua pola pikirmu. Menangiskah aku karena semua? Ya, aku menangisimu karena kau terlalu bebal untuk mengeksplorasi dirimu sendiri. Meratapkah aku karena semua ini? Ya, aku meratapi nasibmu yang seharusnya bisa kau rubah dengan sedikit berpikir dan banyak usaha.
Aku hanya ingin kau tahu. Aku peduli padamu, dan caraku menyayangimu berbeda, karena kau adalah ayah dari anak-anakku.
//bdg, migrain gw mo matiin gw kali ya?!
Tidak pernah aku mempertanyakan cintamu. Ranjang kita, bibirmu, bibirku, persetubuhan kita, dan hari-hari kita menjadi jawaban atas semua rasa yang ada di hatimu.
Mungkin kau tidak akan tahu, bahwa aku tersiksa karena melihatmu. Menderita karena konspirasi birokrasi yang mempersulit perekonomian rumah tangga dan karena kita bertukar peran tidak sebagaimana harusnya kodrat.
Jika aku bisa memutarbalikkan waktu, aku akan meneruskan jalanku tanpamu. Tapi saat ini adalah waktu yang nyata, realita yang tidak dapat kita rubah. Aku muak dengan semua ketidakmampuan kita. Aku membenci keadaan yang membuat aku kehilangan cinta seorang lelaki yang seharusnya dicurahkan tanpa malu pun ragu saat aku berada di dekatnya.
Kau membenci apa yang kusenangi. Kau tidak pernah memberikan aku ruang untuk diriku sendiri, ruang untuk menikmati diriku, waktuku, dan rasaku. Dan kau juga menekukkan semua kemampuanku untuk melawan kebencian tersirat dan tersurat dari dirimu. Aku mengikuti semua bukan karena aku tidak mau, ingatkah kau dengan kedua bidadari mungil kita? Mereka membutuhkan ibu, dan aku ibu. Mereka membutuhkan ayah, dan kau ayah.
Haruskah aku terus menerus menyembunyikan serta menyamarkan semua pemberontakanku terhadapmu? Kau tahu aku terikat padamu, dan saat ini aku tergantung padamu. Walau aku tahu, jika aku mau, aku bisa meninggalkanmu kapan saja. Tapi aku tidak melakukan itu, karena mereka yang kau sebut anakmu, bidadarimu, keluargamu, keluarga kita.
Aku takkan berani berterus terang padamu mengenai ini, karena kau tidak memberikan ketenangan dan solusi tepat dalam semua pola pikirmu. Menangiskah aku karena semua? Ya, aku menangisimu karena kau terlalu bebal untuk mengeksplorasi dirimu sendiri. Meratapkah aku karena semua ini? Ya, aku meratapi nasibmu yang seharusnya bisa kau rubah dengan sedikit berpikir dan banyak usaha.
Aku hanya ingin kau tahu. Aku peduli padamu, dan caraku menyayangimu berbeda, karena kau adalah ayah dari anak-anakku.
//bdg, migrain gw mo matiin gw kali ya?!
MIGRAIN BRENGSEK!!!
dari tadi malam gw ga enak badan... gw ketiduran di kasur sambil megang "LARUNG"-nya Ayu Utami. dan sekitar jam 1:00 pagi gw bangun karena kepanasan. kamar gw panas... gerah... ga enak buat tidur.
dengan mata ngantuk gw memutuskan untuk membuat secangkir kopi moka yang kalo gw bilang ... GA ENAK!!! karena terlalu manis... mau bikin kopi hitam yang pait, gw males masak air... soalnya mata gw dan badan gw ga sinkron banget! ya sudah... dengan secangkir kopi yang tidak enak itu, gw makan cemilan yang... entah apa rasanya... ga tau... lidah gw ga kompak aja pokoknya. 2 batang rokok dan MTV Indonesia yang nemenin sampe gw memutuskan untuk tidur. itu aja... kepala gw dah ga enak banget... sial!
gw bangun tidur tadi... jam 6:15 ... kepala gw berat ke kiri.... dan gw maksain untuk ke warung, belanja sedikit sayuran dan lauk pauk untuk dimasak... entah jadinya seperti apa. dan gw siap2 mandi untuk brangkat ke kantor lagi... (damn... i have to work!!!) uh... yah... gimana lagi... hari ini banyak deadline yang harus diselesaikan.
sampai di kantor, gw lsg disibukkan dengan laporan ini dan itu... berbekal aspirin 1 strip, gw kerjain smuanya... sampai saat ini, jam 12:31 gw sudah menghabiskan sekitar 5 aspirin. jantung gw mulai berdebar... SHIT!!! this damn migrain!!! tapi gw suka sakitnya... nyut...nyut...nyut... dan... hehe he he... enak kali kalo gw ngejedotin kepala gw ke tembok skarang...
dasar migrain brengsek!!!
dengan mata ngantuk gw memutuskan untuk membuat secangkir kopi moka yang kalo gw bilang ... GA ENAK!!! karena terlalu manis... mau bikin kopi hitam yang pait, gw males masak air... soalnya mata gw dan badan gw ga sinkron banget! ya sudah... dengan secangkir kopi yang tidak enak itu, gw makan cemilan yang... entah apa rasanya... ga tau... lidah gw ga kompak aja pokoknya. 2 batang rokok dan MTV Indonesia yang nemenin sampe gw memutuskan untuk tidur. itu aja... kepala gw dah ga enak banget... sial!
gw bangun tidur tadi... jam 6:15 ... kepala gw berat ke kiri.... dan gw maksain untuk ke warung, belanja sedikit sayuran dan lauk pauk untuk dimasak... entah jadinya seperti apa. dan gw siap2 mandi untuk brangkat ke kantor lagi... (damn... i have to work!!!) uh... yah... gimana lagi... hari ini banyak deadline yang harus diselesaikan.
sampai di kantor, gw lsg disibukkan dengan laporan ini dan itu... berbekal aspirin 1 strip, gw kerjain smuanya... sampai saat ini, jam 12:31 gw sudah menghabiskan sekitar 5 aspirin. jantung gw mulai berdebar... SHIT!!! this damn migrain!!! tapi gw suka sakitnya... nyut...nyut...nyut... dan... hehe he he... enak kali kalo gw ngejedotin kepala gw ke tembok skarang...
dasar migrain brengsek!!!
Wednesday, November 01, 2006
memori?
kenapa selalu saja ada memori masa lalu yang menyangkut di kepala gw? banyak sebenarnya memori yang lebih baik untuk gw kenang. bukan potongan memori manis yang gw flashback tadi malam.
"gw masih nyimpen kunci kamar loe, v" ... gw juga masih menyimpan kunci itu. tapi kunci itu gw sembunyikan jauh-jauh... walaupun gw tau, kunci itu hanya simbol kehadiran hati gw dan dia di masa lalu... dimana hati gw terpaut dan terjebak dalam labirin percintaan. gw ga bisa keluar saat itu, dan sampai saat ini juga, gw masih tersesat di labirin yang sama, dengan pintu-pintu berbeda.
gw bilang sama dia, gw sedang jatuh cinta lagi... pada manusia yang gw temui di dunia maya. berharap dia ngomong kalo dia cemburu... tapi ternyata dia hanya menanggapi dengan baik soal itu... hmmm... satu lagi kebodohan yang gw buat, adalah membuat pernyataan dengan harapan jawaban yang berbeda.
"elo cari ciwi lagi gih!" ... kenapa gw ngomong gini ya? dia dah punya istri skarang... dan dia punya banyak wanita di hidupnya. dan gw menyadari kalo omongan gw itu adalah pelampiasan rasa kesal gw karena tidak bisa memiliki dia seutuhnya dari awal gw mencintai dia. bodoh... sungguh bodoh! dia (gw claim sebagai) milik gw... sekarang dan seterusnya... hati gw ada di dia.
hahahaha... aneh ... gw ngobrol sama dia soal anak2 gw... dan dia bilang... "mereka cantik2 ya, v?" gw iyakan pernyataan dan pertanyaan itu. dan gw bilang, mereka cantik, bandel dan pintar. gw susulkan juga dengan bilang asal ngga kaya gw... dia tanya, kenapa? karena ... gw error dan sudah rongsokan... dia bilang... error itu pintar...
dan... sesuatu yang sangat membuat gw melambung tinggi... (sayang gw ga bisa terbang!) "elo cantik kok, v!" haaaaaaaaaaaaaaaaaa??? ga salah? gw? cantik? kalo diliat pake sedotan ke bandung dari puncak monas... ya mungkin. hehehehe... karena gw ga pernah melihat wajah gw sebagai sebuah wujud kecantikan. entah.. kalo dia melihatnya pake hati! (deeuuuuuu!!!!). not even manusia yang seranjang setiap hari dengan gw ngomong seperti itu! tidak pernah gw dengar lelaki yang statusnya sebagai suami gw itu mengatakan gw menarik atau sejenisnya... well... thanx for the compliment anyway...
dan... dengan berat hati gw mengakhiri pembicaraan tadi malam. karena gw harus kembali ke rumah, menjadi istri yang sudah divonis bersalah karena selalu pulang malam dari kantor dengan pandangan seram dan tanpa sepatah kata apapun keluar dari mulut laki gw. menyakitkan? mungkin... karena gw cape kerja... dan pulang ke rumah mendapatkan tamparan tak terlihat dari ekspresi menyebalkan wajah manusia yang juga ayah dari anak2 gw.
ah... dasar... memori... gw agak2 males jg meneruskan soal memori.. karena memang keterbatasan memori otak gw... jadi lola... loading lama! hehehehe...
eh, btw, ini ada satu foto yang gw ambil tadi siang... muka gw kalo lagi istirahat sambil ngerokok di lantai atas kantor... narsis abeeeezzzz!!!!
"gw masih nyimpen kunci kamar loe, v" ... gw juga masih menyimpan kunci itu. tapi kunci itu gw sembunyikan jauh-jauh... walaupun gw tau, kunci itu hanya simbol kehadiran hati gw dan dia di masa lalu... dimana hati gw terpaut dan terjebak dalam labirin percintaan. gw ga bisa keluar saat itu, dan sampai saat ini juga, gw masih tersesat di labirin yang sama, dengan pintu-pintu berbeda.
gw bilang sama dia, gw sedang jatuh cinta lagi... pada manusia yang gw temui di dunia maya. berharap dia ngomong kalo dia cemburu... tapi ternyata dia hanya menanggapi dengan baik soal itu... hmmm... satu lagi kebodohan yang gw buat, adalah membuat pernyataan dengan harapan jawaban yang berbeda.
"elo cari ciwi lagi gih!" ... kenapa gw ngomong gini ya? dia dah punya istri skarang... dan dia punya banyak wanita di hidupnya. dan gw menyadari kalo omongan gw itu adalah pelampiasan rasa kesal gw karena tidak bisa memiliki dia seutuhnya dari awal gw mencintai dia. bodoh... sungguh bodoh! dia (gw claim sebagai) milik gw... sekarang dan seterusnya... hati gw ada di dia.
hahahaha... aneh ... gw ngobrol sama dia soal anak2 gw... dan dia bilang... "mereka cantik2 ya, v?" gw iyakan pernyataan dan pertanyaan itu. dan gw bilang, mereka cantik, bandel dan pintar. gw susulkan juga dengan bilang asal ngga kaya gw... dia tanya, kenapa? karena ... gw error dan sudah rongsokan... dia bilang... error itu pintar...
dan... sesuatu yang sangat membuat gw melambung tinggi... (sayang gw ga bisa terbang!) "elo cantik kok, v!" haaaaaaaaaaaaaaaaaa??? ga salah? gw? cantik? kalo diliat pake sedotan ke bandung dari puncak monas... ya mungkin. hehehehe... karena gw ga pernah melihat wajah gw sebagai sebuah wujud kecantikan. entah.. kalo dia melihatnya pake hati! (deeuuuuuu!!!!). not even manusia yang seranjang setiap hari dengan gw ngomong seperti itu! tidak pernah gw dengar lelaki yang statusnya sebagai suami gw itu mengatakan gw menarik atau sejenisnya... well... thanx for the compliment anyway...
dan... dengan berat hati gw mengakhiri pembicaraan tadi malam. karena gw harus kembali ke rumah, menjadi istri yang sudah divonis bersalah karena selalu pulang malam dari kantor dengan pandangan seram dan tanpa sepatah kata apapun keluar dari mulut laki gw. menyakitkan? mungkin... karena gw cape kerja... dan pulang ke rumah mendapatkan tamparan tak terlihat dari ekspresi menyebalkan wajah manusia yang juga ayah dari anak2 gw.
ah... dasar... memori... gw agak2 males jg meneruskan soal memori.. karena memang keterbatasan memori otak gw... jadi lola... loading lama! hehehehe...
eh, btw, ini ada satu foto yang gw ambil tadi siang... muka gw kalo lagi istirahat sambil ngerokok di lantai atas kantor... narsis abeeeezzzz!!!!

Subscribe to:
Posts (Atom)




