Tuesday, October 10, 2006

gw dah beberapa hari ini banyak banget kerjaan di rumah, di kantor... kerjaan jadi keseharian yang brengsek banget buat gw. sial... seharusny pas lebaran ini, gw bs membeli beberapa hal yang sudah ada di waitlist gw. tapi ternyata... gw ga bisa beli apa-apa... karena... i have to finish my debt... damn debt!

ternyata kehidupan untuk beberapa manusia jadi sesuatu yang dinanti dan dinikmati... setidaknya itu yang harus gw deskripsikan untuk seorang manusia tua... nenek mertua gw.

sekarang dia sudah berumur 80 tahun... di ulang tahunnya bulan Maret 2006 kemarin dia ingin buat semeriah mungkin... seberarti mungkin. entah dia sudah punya feeling soal keadaan yang dia alami saat ini... atau memang secara tidak sengaja dia memberikan tanda-tanda itu tanpa dia sadari. di ultahnya itu, dia berusaha mengumpulkan semua keturunannya... anaknya (hanya tinggal satu, itu juga anak tiri dari suaminya... karena mama mertua gw dah lama ga ada, sebelum gw bergabung dengan keluarga ini). dan dia ingin berbagi rezeki dengan semua anggota keluarga... cicitnya, semua dibagikan "uang jajan" masing-masing 20 ribu, itu nominal yang besar untuk ukuran orang kampung... i mean... ya gt deh...

saat ini, mungkin gw bisa bilang, dia menanti waktunya. kalau memang sudah waktunya nanti, kami ikhlas. hanya saja, yang bikin gw agak miris adalah... dari kesehariannya dia yang sangat amat tidak bisa diam, dia selalu saja melakukan "gerakan bersih". berseka kalo kata orang sunda. mulai dari mencuci baju-bajunya sendiri, membereskan kamarnya, membersihkan halaman depan, membakar sampah.... istilahnya, orangnya tidak bisa diam kalau melihat sesuatu berantakan. dan kini... terbaring lemah karena serangan stroke ringan... semua orang yang dtang kemarin itu melantunkan ayat-ayat Al-Quran, yang gw sendiri ga tau sebenarnya apa isi dari ayat-ayat tsb. i'm not their parts of praying community... but i know, itu semua untuk mengantarkan dia ke dunia yang tenang dan penuh dengan kasih-Nya... at least it was that way lah...

dan malam sebelum gw kembali ke bandung, dia mengusap tangan gw dengan saputangannya, membersihkan tangan gw yang mungkin di pikirannya atau imajinasinya.... kotor. mungkin tangan gw emang kotor... kotor... kotor... kotor.... bukan dalam arti harfiah, tapi... kotor! damn.... gw ga kuat nahan airmata gw... dan gw hanya berbisik...
"mak... hampura abdi ... abdi teu tiasa masihan nanaon ka emak..."
uh... gw sedih... dia emang gw kenal baru beberapa tahun, tapi dia itu bikin gw menjadi bagian dari keluarga dalam waktu yang sangat cepat. dia melakukan apa saja buat menjadikan orang-orang yang dia sayang, berhasil. termasuk anjar. dan kita belum bisa memberikan apa-apa ke emak... cuma minta... dan minta... :(

well... gw ga bisa cerita banyak di sini... gw ga bisa menggambarkan potongan-potongan gambar itu di sini... gw hanya bisa menceritakan sedikit... sedikit sekali...

hmmmphhh.... gw JANGAAAAAAARRRRRR!!!! gw PUSIIIIIING!!!! gw SAKIT KEPALAAAA!!!

tapi.... setidaknya saat ini gw punya beberapa pelipur lara... :) anak-anak gw, mbak in.... dan .... qie... thank yous...!

1 comment:

benangkusut said...

ahh sedihnya..
berasa emang perhatian dari orang tua gitu. kena nih gue.

btw, jadinya pindah ke sini toh bu
berarti hostingnya dah mampus yaq?
huehehehe